Get Adobe Flash player

English Section

Disergap Halilintar dan Wanita Hamil Tua

 

Keselamatan pasukan tempur yang terlatih baik ketika berada di dalam pesawat transpor yang membawanya, bukan tergantung kepada kemampuan dan cara mereka bertempur melainkan pilot yang sedang menerbangkannya.

 

Operasi tempur berupa pengiriman pasukan melalui udara selalu mengandung risiko baik cuaca buruk maupun hadangan pasukan musuh sewaktu berlangsung pendaratan. Perlu keterampilan dan pengalaman terbang ketika para pilot pesawat transpor harus menghadapi cuaca buruk mematikan seperti gumpalan awan bermuatan angin turbulensi dan badai petir, kumulonibus.

 

Pada Februari 1958, setelah Letnan Kolonel Ventje Sumual memproklamirkan Pemberontakan Rakyat Semesta (Permesta) di wilayah Indonesia Timur, segera memicu pertempuran berdarah yang berlangsung hingga tiga tahun. Untuk menumpas pemberontakan yang mengancam keutuhan NKRI itu, pemerintah RI terpaksa melakukan tindakan tegas berupa operasi militer secara besar-besaran. (A. Winardi)

 

--Tulisan selengkapnya dapat dibaca di Maj. Angkasa edisi Februari 2015--